Jam Kerja
Senin-Sabtu : 08.00 - 17.00
Layanan penyusunan laporan keuangan yang rapi, akurat, dan sesuai standar akuntansi. Mulai dari laporan laba rugi, neraca, arus kas, hingga catatan keuangan untuk membantu pemilik usaha melihat kondisi bisnis secara menyeluruh.
Layanan yang kami tawarkan
1. Penyusunan Laporan Raba & Rugi
Penyusunan laporan laba rugi meliputi pengumpulan data pendapatan dan beban selama periode tertentu, pengelompokan akun (pendapatan, Harga Pokok Penjualan/HPP, beban operasional, beban non-operasional), perhitungan marjin kotor, marjin operasional, hingga akhirnya memperoleh laba bersih, yang menunjukkan selisih antara total pendapatan dan total beban. Prosesnya dimulai dari jurnal transaksi hingga pencatatan ke buku besar, lalu difokuskan pada data dari kolom laba rugi di neraca lajur untuk disusun menjadi laporan akhir yang terstruktur.
2. Penyusunan Laporan Neraca
Untuk membuat neraca, kumpulkan data keuangan dari buku besar, susun aset (lancar & tetap), kewajiban (lancar & jangka panjang), lalu ekuitas (modal disetor & laba ditahan), pastikan Total Aset = Total Kewajiban + Ekuitas, dan tentukan tanggal laporannya (biasanya akhir periode). Gunakan rumus dasar akuntansi: Aset = Kewajiban + Ekuitas, dan jika tidak seimbang, periksa ulang pencatatan transaksi Anda.
3. Penyusunan Laporan Arus Kas
Penyusunan laporan arus kas melibatkan pengumpulan data keuangan (laba rugi, neraca), memilih metode (langsung/tidak langsung), lalu menyusun tiga aktivitas utama: Operasi (pendapatan & biaya operasional), Investasi (pembelian/penjualan aset tetap), dan Pendanaan (penerbitan saham/pinjaman & pembayaran dividen), kemudian menjumlahkan ketiganya dan menambahkannya dengan saldo kas awal untuk mendapatkan saldo kas akhir periode, memastikan semua transaksi kas tercatat akurat.
4. Penyusunan Laporan Perubahan ekuitas
Untuk membuat laporan perubahan ekuitas, kumpulkan data saldo awal ekuitas, laba bersih (dari laporan laba rugi), tambahkan investasi pemilik baru, kurangi penarikan (prive/dividen), lalu sajikan secara terstruktur dalam format tabel, pastikan semua data akurat dan konsisten dengan laporan keuangan lainnya seperti neraca.
5. Catatan Laporan Keuangan
Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) adalah bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan yang berisi penjelasan rinci, daftar terperinci, atau analisis atas pos-pos yang disajikan dalam laporan keuangan utama (seperti Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas, dll.), serta informasi tambahan penting seperti kebijakan akuntansi dan detail transaksi yang relevan, untuk memberikan pemahaman yang lebih lengkap dan transparan tentang kondisi finansial entitas kepada pembaca dan pemangku kepentingan.
6. Analisis Rasio Keuangan
Analisis rasio keuangan adalah metode untuk mengevaluasi kesehatan dan kinerja finansial perusahaan dengan membandingkan pos-pos dalam laporan keuangan (neraca, laba rugi, arus kas) menjadi rasio, guna menilai likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan efisiensi operasionalnya untuk pengambilan keputusan internal (manajemen) maupun eksternal (investor). Rasio ini membantu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan risiko perusahaan dari waktu ke waktu atau dibandingkan pesaing.
7. Konsolidasi Laporan Keuangan
Konsolidasi laporan keuangan adalah proses menggabungkan laporan keuangan perusahaan induk (parent company) dengan laporan keuangan anak-anak perusahaannya (subsidiaries) menjadi satu laporan tunggal, seolah-olah mereka adalah satu entitas ekonomi, untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi keuangan dan kinerja operasional grup perusahaan secara keseluruhan. Proses ini melibatkan eliminasi transaksi antarperusahaan dan diperlukan jika perusahaan induk memiliki kepemilikan lebih dari 50% atau memiliki kendali atas anak perusahaan.


